Jumat, 14 April 2017

Transportasi di Bali dan Perkembangannya


Liburan dengan sewa motor di bali merupakan transportasi pilihan yang belakangan ini paling banyak diminati untuk jalan-jalan di bali kususnya bagi para backpacker maupun para traveler dengan anggaran terbatas. Sewa motor dianggap pilihan terbaik karena sangat efesien dan lebih efektif sebagai mobilitas wisata menggingat tempat wisata yang ada di bali cukup banyak dan saling berdekatan.

Bali merupakan destinasi wisata terbaik di Indonesia yang terkenal dengan berbagai fasilitas pendukung. Nama julukan pulau dewata identik dengan bali hingga penjuru indonesia. Tapi siapa yang sangka jika ternyata bali kurang ramah terhadap transportasi umum, Sehingga dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit beraktifitas bilamana ingin berpergian tapi tidak memiliki alat transportasi sendiri.

Inilah kesan pertama yang selalu dirasakan dan dikeluhkan banyak orang Bila pertama kali ke Bali. Bagi penduduk lokal punya motor wajib hukumnya, istilahnya Setiap manusia yang lahir di Bali pada akhirnya saat dewasa harus memiliki 1 motor, jika tidak ya kita seperti orang yang tidak memiliki kaki sehingga tidak bisa beraktifitas dan bepergian kemana-mana.

Hal ini merupakan Dilema bagi pemerintahan provinsi Bali yang sedang gencar menekan angka kemacetan yang biasa terjadi dan telah membudaya di berapa titik kemacetan seperti Kuta, Legian, seminyak, Denpasar, Teuku Umar dan daerah lainnya. Banyak upaya telah dilakukan seperti meningkatkan pajak kendaraan serta memberlakukan sistem pajak progresif untuk menyurutkan keinginan masyarakat membeli ataupun menjual. Ini dirasa efektif dengan penurunan angka beli motor oleh konsumen namun dampaknya belum terlihat jelas

Di Bali sendiri sebenarnya pilihan transportasi umum tidak begitu sulit hanya saja kurang ramah dalam hal ongkos. Ada pilihan transportasi mobil seperti taxi yang mudah di jumpai dan sekarang ini ada transportasi online yang berbasis aplikasi seperti gojek grab car dan uber. Tapi sayangnya transportasi ini sering mengalami benturan dengan taksi konvensional, sopir pangkalan yang ada hampir disetiap hotel di bali, Travel, maupun para sopir freelance yang bekerja di bidang pariwisata.


Satu-satunya angkutan umum yang bisa masih digunakan adalah sarbagita namun trayek yang terbatas divonis tidak bisa memecahkan solusi. Sehingga transportasi ini kurang diminati, dapat Anda lihat dari jumlah isian kursi bila bis sarbagita ini melintas selalu kosong atau sedikit penumpang.

Sampai saat ini belum ada transportasi umum yang bisa mewakili aspirasi masyarakat Bali dan bisa menjadi pijakan bersama selain menggunakan transportasi pribadi yaitu motor ataupun mobil. Untuk kebanyakan pelaku wisata yang berlibur ke Bali biasanya menggunakan jasa sewa mobil dengan supir atau charter yang dirasa bisa lebih efektif, efisien dan ekonomis.

Tapi di zaman modern teknologi canggih seperti sekarang ini. Mudahnya mencari informasi lokasi, membuat saebagian besar orang yang sedang bepergian ke bali dengan tujuan berlibur ataupun bisnis sangat terbantu dalam menekan anggaran, sehingga kebanyakan berani untuk membawa kendaraan sendiri dari luar ataupun dengan cara sewa mobil dan sewa motor di bali.


Namun Untuk dapat menggunakan jasa sewa motor murah di bali. Saat ini hanya mungkin bisa dilakukan pada pusat pariwisata seperti Kuta dan Legian seminyak, karena jasa ini belum tersebar merata dan poin target mereka adalah pelaku wisata yang sedang berlibur dan memilih tinggal di kuta dengan pertimbangan lokasi Bandara Ngurah Rai yang tidak begitu jauh.

Bila anda ada ke bali dan berencana untuk menggunakan jasa sewa motor tapi belum memiliki referensi tempat terpercaya yang ramah untuk liburan dengan persyaratan aturan sewa yang mudah bisa menggunakan jasa sewamotordikuta.com

Tidak ada komentar:
Write komentar

Bergabung dengan Kami
Dapatkan semua info Terbaru !